Penderita Jantung Berpotensi Terkena Gula Darah

Pasien yang memiliki penyakit jantung berpotensi besar mengidap gula darah. Menurut spesialis penyakit dalam RSUP dr Kariadi, dokter Muh A Sungkar, SpPD, KKV, SpJP, pasien penyakit jantung yang ditanganinya setelah dilakukan cek kesehatan ternyata banyak yang mengidap gula darah.

”Secara klinis banyak sekali pasien penyakit jantung memiliki gula darah yang tinggi. Pedoman di Eropa dan Amerika, setiap pasien yang mengidap penyakit jantung harus ditanyakan apakah juga mengidap gula darah, begitu pula sebaliknya,” tegasnya, kemarin.

Sungkar menerangkan, gula darah menyebabkan gangguan metabolik pada tubuh seperti proses pencernaan  kabohidrat dan lemak. Hal tersebut menyebabkan tingginya kolesterol dan asam urat serta gangguan pada pembuluh darah yang membuat pasien pengidap penyakit jantung semakin berbahaya.

”Karena gula darahnya tak terkontrol, makan tidak dijaga, maka gula darahnya tinggi terus dan akhirnya merusak pembuluh darah. Setelah itu organ lain juga terganggu,” tuturnya.

Penyebab gula darah antara lain berasal dari makanan yang mengandung kabohidrat dan lemak tinggi. Ia menjelaskan jika kedua komponen tersebut ikonsumsi secara berlebih setiap hari, maka dalam jangka waktu lama akan tertimbun di dalam tubuh dan menyebabkan risiko gula darah.

Lemak Tinggi

gula darah membuat pembuluh darah tersumbat. Saat ini fast food atau makanan cepat saji mengandung lemak yang tinggi.”Selain dipengaruhi faktor keturunan, gangguan produksi insulin dalam sel beta pankreas pada perut seseorang yang disebabkan infeksi menjadi penyebab seseorang mengidap gula darah,” paparnya.

Dia mengimbau, pencegahan yang harus dilakukan masyarakat umum dengan modifikasi gaya hidup. Caranya, mengatur pola makanan dengan kecukupan yang seimbang antara kalori dan komposisi. Kemudian asupan yang sudah dicerna dalam tubuh diimbangi dengan aktivitas olahraga yang teratur setiap hari.

Anda Butuh Solusi Diabet dan Gula Darah ?