Obat penghilang rasa sakit terbukti turunkan gula darah

Sebuah obat penghilang rasa sakit seperti aspirin diketahui bisa menurunkan tingkat gula dalam darah pada pasien diabetes tipe-2, ungkap sebuah penelitian.

Penelitian juga menemukan bahwa obat tersebut bisa menurunkan peradangan yang berkaitan dengan diabetes tipe-2. Sayangnya peneliti juga menemukan bahwa obat tersebut bisa memberikan efek samping yang buruk sehingga tak bisa digunakan untuk mengobati diabetes dalam jangka waktu yang panjang.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa salsalate benar-benar bisa menurunkan tingkat gula dalam darah," ungkap penulis penelitian Dr Steven Shoelson dari harvard MEdical School, seperti dilansir oleh US News (01/07).

Hasil ini didapatkan peneliti setelah mengamati 286 partisipan berusia 18 sampai 75 tahun. Mereka semua merupakan pasien diabetes tipe-2. Mereka kemudian diminta untuk mengonsumsi salsalate selama 48 minggu dengan dosis 3,5 gram setiap harinya.

Ditemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi obat tersebut mengalami penurunan tingkat gula dalam darah hingga 0,37 persen dibanding dengan partisipan yang hanya mengonsumsi placebo. Tak hanya itu, perkembangan yang baik juga diperlihatkan dalam tingkat asam urat, serta lemak dalam darah.

Meski begitu, peneliti juga menunjukkan bahwa obat ini bisa menyebabkan peningkatan berat badan, hingga 3 pon dibandingkan dengan partisipan yang mengonsumsi placebo. Hal ini sebenarnya wajar mengingat banyak obat untuk diabetes tipe-2 seringkali memiliki efek samping membuat gemuk.

Untuk saat ini, terlalu dini menjadikan obat penghilang rasa sakit salsalate sebagai rekomendasi untuk pasien diabetes tipe-2. Peneliti harus melakukan penelitian dan percobaan lebih lanjut untuk melihat risiko jangka panjang serta pengaruhnya terhadap kardiovaskular.

Anda Butuh Solusi Diabet dan Gula Darah ?