Gula darah memicu gangguan impotensi

Gula darah memicu gangguan impotensi -Dari sekian banyak komplikasi diabetes, salah satu yang paling ditakuti oleh kaum lelaki adalah risiko impotensi. Kadar gula yang tidak terkontrol, secara langsung maupun tidak langsung bisa menyebabkan Mr P tidak bisa berdiri.

Impotensi terjadi karena pasien diabetes mengalami gangguan pada saraf. Gangguan ini menyebabkan sensitivitas Mr P berkurang, selain juga mengalami gangguan pembuluh darah yang membuat aliran darah ke organ ini terhambat. Untuk ereksi, tentunya dibutuhkan aliran darah yang cukup.

Namun demikian, tidak semua pasien diabetes mengalami impotensi karena diabetesnya secara langsung. Sebagian lagi karena mengalami depresi akibat penyakit tersebut dan secara psikologis mempengaruhi gairah seksual maupun kepercayaan dirinya.

"Kalau memang dia depresi, harus dibantu konsultasi ke psikiater supaya dia bisa menerima keadaan, percaya diri lagi, sehingga fungsi seksualnya bisa baik lagi," kata dr Agastja Wisjnu Wardhana, SpPD, FINASIM dari RS Polri Kramat Djati seperti ditulis Rabu (14/11/2013).

Risiko impotensi pada pasien diabetes memang cukup mengkhawatirkan. Menurut dr Tri Juli Edi Tarigan, SpPD dari RS Cipto Mangunkusumo, 30-40 persen laki-laki yang mengidap diabetes lama kelamaan akan mengalami gangguan yang membuat Mr P tidak bisa berdiri ini.

"Impoten yang terjadi tergantung dari lamanya diabetes, makin lama makin besar juga kemungkinannya," kata dr TJ, demikian ia biasa disapa.

Sebaliknya, tidak semua kasus impotensi disebabkan oleh diabetes. Praktisi kesehatan dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Ari Fahrial Syam, SpPD, FINASIM mengatakan harus ada pemeriksaan gula darah untuk memastikan penyebab impotensi."Kalau dia impoten terus gula darahnya tinggi bisa karena faktor diabetes," ujarnya.

Diabetes sering ditakuti karena terkait dengan kerusakan pada beberapa organ tubuh. Selain menaikkan kadar gula darah, yang menyebabkan kelelahan dan gejala kronis, diabetes juga dapat merusak organ-organ penting. Lantas menurut dokter apa komplikasi paling mematikan dari diabetes?

"Stroke dan jantung. Pada jantung, kalau dia berhenti berfungsi maka fatal kan akibatnya, bisa sampai meninggal. Kalau stroke memang tidak meninggal, tapi kan dia bisa lumpuh dan tidak bisa ngapa-ngapain," ujar Prof Sidartawan Soegondo, MD, PhD, FACE, Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia), saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (13/11/2013).

Sependapat dengan Prof Sidartawan, dr Agastja Wisjnu Wardhana, SpPD, FINASIM, dokter spesialis penyakit dalam RS Polri Kramat Jati, juga menuturkan bahwa penyakit jantung merupakan komplikasi paling mematikan dari diabetes. Adakah cara untuk mencegah timbulnya komplikasi tersebut?

"Untuk mencegahnya ya harus mengelola gula darahnya dengan baik agar tidak terus-terusan tinggi, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat. Sebab diabetes itu tidak bisa disembuhkan, seperti flu atau batuk, tapi bisa dikendalikan dengan cara dikelola yang baik," terang Prof Sidartawan.

Sementara menurut dr Agastja, cara terbaik untuk mencegah munculnya komplikasi pada diabetes adalah dengan menerapkan pola hidup sehat seperti menjaga pola makan, istirahat, olahraga, dan berkumpul dengan diabetesi. Mengapa?

"Untuk bisa berbagi pengalaman dan informasi tentang diabetes. Selebihnya juga jangan lupa untuk rajin kontrol karena nanti akan dievaluasi oleh dokter," tegas dr Agastja, yang juga praktik di RS Selapa Polri Lebak Bulus, kepada detikHealth

Anda Butuh Solusi Diabet dan Gula Darah ?