Darah Rendah Menyebabkan Kadar Gula Darah

Darah rendah menyebabkan kadar gula darah -Dok, saya mahasiswa berumur 23 tahun. Saya sering mengalami tekanan darah rendah yang ditandai gejala-gejala seperti pusing, lemas, keringat dingin, kadang pucat dan mual. Dulu saya sempat berobat, namun dokter bilang tekanan darah rendah yang saya derita disebabkan adanya penurunan kadar gula darah. 

Kemudian, beliau menyarankan untuk minum atau makan yang manis-manis. Pertanyaan saya, apakah benar dok tekanan darah rendah ada hubungannya dengan gula darah rendah ? Lalu langkah apa yang harus saya lakukan? Terima kasih banyak sebelumnya dok. (Kaka Satria, 23 tahun, 170 cm, 55kg  Bogor)

JAWAB :
Saudara Kaka Satria di Bogor yang Saya hormati.
Menurut beberapa ahli, seseorang dikatakan menderita hipotensi bila tekanan darah sistoliknya kurang dari 90 mmHg atau diastoliknya kurang dari 60 mmHg. Tekanan darah saudara berapa?

Banyak penyebab hipotensi ini, kehamilan, gangguan jantung, gangguan endokrin, dehidrasi ( kurang masukan cairan, kurang minum), perdarahan, reaksi alergi, nutrisi yang tidak baik, dan sebagainya. 

Lalu, sesuai dengan pertanyaan saudara, hipoglkemi,  memang dapat menyebabkan tekanan darah rendah, bahkan dapat sampai mengalami syok. 

Melihat gejala-gejala yang Saudara sampaikan waktu mengalami tekanan darah ini, pusing, lemas, mual, muntah, keringat dingin, memang kemungkinan tekanan darah Saudara yang rendah bisa disebabkan oleh hipoglikemi atau reaksi hipoglikemi. Namun penyebab lain belum bisa disingkirkan begitu saja, karena gejala tekanan darah rendah pada umumnya seperti itu.

Pada saat Saudara sedang serangan seperti itu, boleh saja minum yang manis. Tetapi untuk selanjutnya, sebaiknya Saudara memilih makanan yang tidak begitu cepat menaikan kadar gula darah saudara, atau makanan yang indeks glikemiknya rendah seperti sayuran dan buah-buahan, makanan yang banyak mengandung serat. 

Bila Saudara punya kebiasaan mengkonsumsi makanan yang indeks glikemiknya tinggi (nasi putih, gandum,kandungan gula tinggi, makanan olahan, makanan cepat saji, minuman kaleng, soda)  kadar gula darah Saudara cepat naik, tetapi juga cepat turun, ini bisa memacu timbulnya reaksi hipoglikemi.  Oleh karena itu, nasi putih juga sebaiknya Anda kurangi, bisa Anda ganti dengan ubi jalar misalnya.

Olahraga secara teratur, minum air putih yang cukup, berhenti merokok, bila saudara merokok, Insya Allah juga  bisa membantu mengatasi keluhan Saudara.

Kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh diketahui merupakan faktor yang memicu banyak penyakit, salah satunya gangguan ingatan. Sebuah studi terbaru bahkan menunjukkan, kadar gula darah dalam kisaran normal juga memiliki risiko gangguan ingatan.

Studi tersebut melibatkan 141 orang dengan usia rata-rata 63 tahun. Para peserta diketahui tidak menderita diabetes atau pradiabetes, yang dikenal juga dengan istilah toleransi glukosa terganggu (TGT). Studi ini juga tidak melibatkan peserta obesitas, peminum berat, atau yang sudah terdiagnosa gangguan ingatan dan berpikir.

Kemudian, para peneliti melakukan tes kemampuan mengingat dan kadar gula darah peserta. Selain itu, mereka juga melakukan pemindaian otak untuk mengukur lebarnya hipokampus, bagian otak yang memiliki peran penting pada kemampuan mengingat.

Studi yang dipublikasi dalam jurnal Neurology tersebut menemukan, mereka yang kadar gula darahnya rendah membuat skor yang lebih baik dalam tes kemampuan mengingat. 

Contohnya, pada tes yang mengharuskan peserta untuk menyebutkan kembali 15 kata setelah 30 menit mendengarnya. Peserta dengan kadar gula darah rendah mampu mengingat lebih banyak kata daripada mereka dengan kadar gula darah lebih tinggi.

Tak hanya itu, para peneliti studi juga menemukan, ukuran hipokampus pada mereka yang memiliki kadar gula darah rendah lebih lebar daripada yang memiliki kadar gula darah lebih tinggi.

"Hasil ini menunjukkan, kadar gula darah rendah baik untuk kemampuan mengingat. Bahkan bagi mereka dengan kadar gula darah kisaran normal, menurunkan kadar gula darah bisa jadi strategi mencegah penurunan kemampuan kognitif dan gangguan ingatan di hari tua," kata penulis studi dr Agnes Floel dari Charite University Medicine di Berlin, Jerman.

Strategi untuk mengurangi kadar gula darah, imbuh Floel, yaitu dengan mengurangi asupan kalori dan meningkatkan aktivitas fisik.

Sementara itu, kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemi) juga memiliki risiko kesehatan, misalnya lemas atau pingsan. Sejumlah studi mengungkap, hipoglikemi berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular pada diabetesi.

Demikian. Terimakasih 

Wassallam

Anda Butuh Solusi Diabet dan Gula Darah ?