Cara kerja pankreas normalkan gula darah

Cara kerja pankreas normalkan gula darah -Pankreas adalah organ aksesoris pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan atau fungsi eksokrin serta menghasilkan beberapa hormon atau fungsi endokrin. Pankreas terletak pada kuadran kiri atas abdomen atau perut [1] dan bagian kaput/kepalanya menempel pada organ duodenum. Produk enzim akan disalurkan dari pankreas ke duodenum melalui saluran pankreas utama.

Beberapa fungsi dari pankreas adalah:

Mengatur kadar gula dalam darah melalui pengeluaran glucogen, yang menambah kadar gula dalam darah dengan mempercepat tingkat pelepasan dari hati.
Pengurangan kadar gula dalam darah dengan mengeluarkan insulin yang mana mempercepat aliran glukosa ke dalam sel pada tubuh, terutama otot. Insulin juga merangsang hati untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya di dalam sel-selnya.

Secangkir teh hijau memiliki banyak komponen biologis menguntungkan yang dapat menghalau datangnya kanker tertentu, salah satunya kanker pankreas.

Penelitian terbaru dari Los Angeles Biomedical Research Institute ( LA BioMed ) mengklaim dapat menjelaskan hal tersebut. Kanker pankreas dapat menjadi kanker kedua paling mematikan dalam beberapa dekade mendatang, setelah kanker paru-paru.

Tidak seperti bentuk kanker lainnya seperti kanker kulit dan kanker payudara yang dapat dideteksi dan diobati, kanker pankreas jauh lebih sulit. Hal ini karena letaknya yang jauh di dalam tubuh sehingga mempersulit pengobatan.

Para ahli kesehatan menganjurkan agar kita secara rutin melakukan pencegahan terjadinya kanker ini. Misalnya dengan merubah gaya hidup dan diet. Dalam hal ini, konsumsi teh hijau dapat membantu sebagai pengahalau. 

"Dengan menjelaskan bagaimana komponen aktif teh hijau bisa mencegah kanker, studi ini akan membuka peluang penelitian baru soal kanker dan membantu kita memahami bagaimana makanan lain dapat mencegah kanker atau memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker," ujat peneliti utama LA BioMed, Dr Wai - Nang Lee, seperti dilansir Medical Daily.

Dr. Lee dan timnya menemukan, EGCG, antioksidan utama dalam teh hijau dapat mengubah metabolisme sel-sel kanker pankreas dengan menekan enzim, LDHA, yang berhubungan dengan kanker.  

LDHA merupakan enzim yang mengubah piruvat menjadi laktat. Enzim itu melepas hidrogen dan tersebar luas  pada jaringan terutama ginjal, hati dan otot jantung.

Mereka juga menemukan inhibitor enzim , yang dikenal sebagai oxamate, dapat mengurangi LDHA dengan cara yang sama. Kedua komponen ini menganggu keseimbangan aliran sel-sel kanker pada seluruh jaringan metabolisme.

Hal ini menunjukkan EGCG dan oxamate memainkan peran ganda dalam menekan metabolisme sel kanker. Kanker pankreas adalah salah satu kanker yang paling mematikan di dunia.

Para dokter sementara ini baru dapat melakukan pemeriksaan darah dan biopsi untuk mendeteksinya. Sekalipun demikian, pencegahan atas penyakit ini masih merupakan pilihan paling aman dan sehat. 

Anda Butuh Solusi Diabet dan Gula Darah ?