Resiko penyakit diabetes melitus pada ibu hamil

Resiko penyakit diabetes melitus pada ibu hamil -Diabetes bisa dialami oleh ibu hamil selama masa kehamilan. Sebagian besar ibu hamil yang mengalami diabetes, disebabkan antara lain karena memiliki riwayat keguguran berulang kali, usia ibu hamil di atas 30 tahun, riwayat diabetes dalam keluarga dan atau pernah mengalami diabetes pada kehamilan sebelumnya.

Diabetes pada ibu hamil dikenal dengan diabetes gestational, yaitu kondisi gula darah naik yang bisa mempengaruhi kehamilan serta kesehatan bayi yang dikandung.Karena itu sebaiknya untuk ibu yang berencana hamil pada usia di atas 30 tahun atau memiliki riwayat diabetes, sebaiknya mengenali gejala-gejala diabetes berikut ini, yaitu:  banyak makan, banyak minum, sering buang air, berat badan turun drastis, penglihatan kabur, mudah lelah dan sering mengantuk. Bila selama hamil gejala tersebut sudah dirasakan, sebaiknya segeralah berkonsultasi ke dokter untuk bisa mengecek dan mengontrol kadar gula darah selam hamil.

Resiko ibu hamil yang mengalami diabetes bisa menyebabkan bayi lahir kuning, bayi kejang karena kagar gula darah yang rendah,  lahir prematur dan bayi lahir dengan berat berlebih. Sedangkan untuk ibu hamil, resiko diabetes akan menyebabkan preeklampsia dan persalinan dengan operasi caesar.

Seiring dengan usia kehamilan, kondisi ibu hamil yang mengalami diabetes gestational akan terus meningkat kada gula darahnya. Bahkan 40-60 persen ibu hamil dengan diabetes akan tetap dengan penyakit diabetesnya hingga paska persalinan. Namun para ahli mengatakan diabetes pada ibu hamil bisa diatasi serta meminimalisir resiko dengan cara sebagai berikut :

Diet Selama Hamil

Ibu hamil yang mengalami diabetes gestational harus melakukan diet dengan membatasi asupan karbohidrat. Atur pola makan 3 kali sehari dengan porsi kecil dan camilan yang banyak mengandung nutrisi seperti gandum, buah dan sayuran.

Dengan melakukan diet, ibu hamil yang mengidap diabetes bisa menjaga berat badan dan menormalkan konsentrasi glukosa darah serta menjaga pertumbuhan dan perkembangan janin.  Disarankan, agar ibu hamil berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mendapatkan informasi yang tepat tentang diet diabetes untuk ibu hamil. 

Terapi Insulin

Ibu hamil yang mengalami diabetes, juga dianjurkan menjalani terapi insulin untuk menjaga kadar gula darah. Rajinlah melakukan pemeriksaan gula darah sehingga ketika diketahui kadar gula darah naik, maka dengan segera ibu hamil bisa melakukan pengobatan dan mengontrol makanan yang dikonsumsi selama hamil.

Olahraga

Melakukan olahraga bagi ibu hamil yang terkena diabetes sangat penting. Lakukanlah gerakan fisik yang aktif, seperti, berjalan kaki, berlari atau berenang. Dengan tetap melakukan olahraga maka ibu hamil bisa menjaga kadar gula darah selama kehamilan. Lakukan olahraga dengan rutin sedikitnya 3 kali seminggu.

Anda Butuh Solusi Diabet dan Gula Darah ?